-->

Wednesday, April 13, 2016

Pengalaman Mengikuti Tes Rekrutmen PT PJB Januari 2016 part 1 : Seleksi Administrasi

Logo PT PJB

Sudah sekitar satu bulan setengah saat itu saya menyandang gelar sarjana. Bisa dikatakan sejak itu pula saya menganggur, walaupun sebenarnya untuk pendapatan sebenarnya ada. Entah dikategorikan apa mencari uang dari cara online. Saya tidak berjualan online, karena itu tidak bisa disebut wirausahawan. Freelancer kali ya.

Tetapi kerja online ini baru saya mulai kembali sejak menyelesaikan kuliah, dan untuk membangkitkan income menjadi stabil di atas minimal kisaran UMR (Upah Minimum Regional)/UMK (Upah Minimum Kota) tidak mudah. Karena memang saya tidak ingin mengeluarkan modal saat itu.

Kalau menggunakan modal mungkin mudah saja untuk mendapatkan keuntungan yang besar, tetapi kemungkinan untuk rugi juga sama besarnya. Hmm kok jadinya mirip wirausaha ya. Haha, entahlah. Let's back to the topic.

Ok, jadi sebenarnya sudah jauh-jauh hari teman dan juga saudara memberitahu bahwa ada lowongan di PT PJB. Sebenarnya saya sendiri kurang tahu profil PT PJB. Lha memang pekerjaan yang saya inginkan berhubungan dengan IT, masak ke perusahaan yang berhubungan dengan pembangkit? Walaupun di setiap perusahaan pasti membutuhkan tenaga IT.

Sampai akhirnya di H-1 sebelum pendaftaran berakhir terbersit sebuah keinginan untuk mencoba tes ini. Hitung-hitung mencari pengalaman. Sayangnya persyaratan dari PT PJB ini cukup ambigu. Terutama untuk lulusan dengan konsentrasi Teknik Komputer/Teknik Informatika seperti saya ini. Masalahnya itu adalah konsentrasi dari jurusan saya, Teknik Elektro.

Berbeda dengan iklan induknya, PLN, yang sangat jelas menurut saya dalam membuat pengumuman rekrutmen (sayangnya sejak saya lulus belum ada lagi lowongan yang sesuai konsentrasi), sedangkan dalam pengumuman rekrutmen PT PJB tidak disebutkan secara jelas.

Bedanya apa? Dalam lowongan PLN, hampir semua konsentrasi dari Teknik Elektro disebutkan secara jelas. Arus kuat, arus lemah/elektronika, sistem kontrol, dan juga teknik informatika/komputer disebutkan secara detail di sana. Hanya konsentrasi teknik telekomunikasi saja yang setahu saya jarang muncul atau mungkin tidak dibutuhkan di PLN.

Awalnya sebenarnya saya sudah yakin untuk mengisi Teknik Informatika pada bagian data diri dan Teknik Elektro pada bagian data pendidikan. Karena feeling saya mengatakan bahwa jurusan yang terdapat pada data diri ini berhubungan dengan pekerjaan yang nantinya kita kerjakan, sedangkan jurusan pada data pendidikan bisa diisi sesuai aslinya.

Saya punya feeling seperti itu karena saya lihat pada list jurusan yang terdapat pada data diri hanya tercantum jurusan-jurusan yang sedang dibutuhkan oleh PJB, sedangkan pada bagian data pendidikan, semua data jurusan ada.

Eh, lha kok pada detik-detik terakhir saya mengubah jurusan pada data diri menjadi Teknik Elektro. Karena pertimbangan saya waktu itu adalah Teknik Elektro itu mencakup semua konsentrasi di dalamnya, termasuk Teknik Informatika/Komputer. Memang sih, di Indonesia tidak jarang kita jumpai Teknik Informatika dijadikan jurusan sendiri.

Oke-oke cukup untuk pembahasan jurusan. Isian lainnya standar lah ya, tinggal diisi saja. Selain itu ada tambahan isian yang cukup unik, yaitu data karakter positif dan negatif yang kita miliki. Haha, ini gunanya buat psikotes jadi saya rasa kurang berguna untuk diisi pada tahap awal. Tapi tetap saya isi sesuai fakta, agar tidak menjadi masalah nantinya.

Untuk lebih jelasnya silahkan lihat screenshot berikut ini. Klik saja untuk melihat lebih besar.

Formulir Pendaftaran Online PT PJB
Tampilan Aplikasi Rekrutmen PT PJB

Data pendidikan non formal, data pengalaman organisasi, dan data prestasi saja kosongi saja. Sebenarnya ada untuk pendidikan non formal dan juga pengalaman organisasi, tetapi pengalaman organisasi ini jaman SMA. Kalau untuk data prestasi memang tidak ada prestasi sampai dapat semacam piagam.

Waktu kuliah yang ada hanya pengalaman kepanitiaan. Sempat memang mengikuti open rekrutmen RisTIE (Riset Teknologi Informasi Teknik Elektro Universitas Brawijaya), hanya saja setelah mengetahui kegiatannya yang waktu itu tidak begitu jelas, saya putuskan untuk tidak ikut. Hanya ikut open rekrutmennya saja, semacam magang.

Untuk pengalaman kerja, saya cantumkan pengalaman saya menjadi asisten laboratorium. Saat itu tidak terpikir untuk mencantumkan pekerjaan freelancer.

So, bagaimana kelanjutannya? Apakah saya lulus hanya dengan data seperti itu? Huhu, mari kita lihat pada postingan berikutnya.

About The Author:

Ferdy Hendrawan [Administrator of this Blog]

Seorang self-employed lulusan Teknik Elektro Universitas Brawijaya yang kini mendalami dunia trading market dan juga dunia per-Blogger-an. Kunjungi juga blog saya yang baru di Fair_De's Corner


Let's Get Connected: Twitter | Facebook | Google Plus | YouTube

0 comments:

Post a Comment

Feel free to ask if you have any questions..
Don't forget to thick "Notify me" so you can know when I'm answer your question later..
Or you also can bookmarking this post..

Thank you :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More