-->

Tuesday, February 2, 2016

Blogwalking : Tradisi Positif yang Semakin Langka

Selamat malam sobat pembaca. Ups, belum tentu ya kalian membacanya di malam hari. Yang pasti saya menulis ini pada malam hari ;p

Kali ini saya ingin membahas tentang blogwalking. Apa itu blogwalking? Kalau diartikan secara sederhana sih jalan-jalan ke blog orang lain. Tidak hanya sekedar jalan-jalan tetapi juga sekalian membaca tulisan orang lain dan juga menjalin silaturahmi. Eits, tetapi jangan lupa poin pentingnya. Poin penting dari blogwalking adalah kita meninggalkan jejak sehingga penulis ataupun pembaca lainnya mengetahui bahwa kita telah berkunjung ke blog tersebut.

Nah, di sinilah letak penyebab semakin langkanya tradisi ini. Setidaknya cara untuk meninggalkan jejak ini ada sebelumnya 2 cara, yaitu meninggalkan komen pada chatbox/shoutbox ataupun komen pada postingan tertentu. Nah, di antara kedua cara tersebut yang paling ampuh adalah meninggalkan jejak pada chatbox/shoutbox. Sebentar, chatbox/shoutbox itu apa sih? Haha, untuk blogger yang baru mengarungi dunia perbloggeran mungkin belum tahu atau asing dengan kata chatbox/shoutbox. Ya kalau ingin gambarannya seperti apa sih kira-kira mirip kolom komentar, tetapi bersifat global karena ini termasuk kategori widget. Seperti ini nih penampakannya.

Penampakan Shoutmix
Sumber : http://cdn01.pelfusion.com/wp-content/uploads/2009/06/shoutmix.jpg

Bagaimana? Sudah ada gambaran? Mirip buku tamu lah ya. Kita cukup mengisikan nama, alamat blog/web, dan kemudian komen terserah kita. Cukup menampilkan satu emoticon pun tak mengapa, asalkan jangan sampai spam ya. Pasti akan dihapus oleh pemilik blog kalau dia cukup rajin mengurus blognya.

Terus apa bedanya dengan komentar biasa di sebuah post? Hmm, yang pasti ya, kalau kita hanya sekedar menuliskan blogwalking pada kolom komentar, pastinya itu merupakan sebuah spam. Kalau mengomentari sebuah post itu paling tidak kita harus membahas apa yang ditulis di sana. Selain itu saya rasa kurang etis. Apalagi yang promo website borongan dan promo produk dangan. Hadeeeh!

Kekurangan lainnya adalah hanya dapat dilihat pada post tertentu saja. Tidak akan terlihat secara global oleh pengujung blog tersebut. Ini mengurangi chance kita untuk mendapatkan pengunjung ke blog kita. Bahkan mungkin hampir tidak ada.

Terus apa penyabab semakin langkanya tradisi ini? Menurut saya ada beberapa sebab, antara lain sebagai berikut.

- ShoutMix yang Awalnya Gratis Menjadi Berbayar -
Saya rasa ini alasan utama dari semakin langkanya tradisi ini. Layanan yang sudah ada sejak 2005 ini menjadi widget chatbox/shoutbox yang paling banyak digunakan oleh para blogger. Sayangnya karena pada fitur gratis yang mereka berikan sangat lebih dari cukup, akhirnya tidak ada yang mengupgrade chatbox/shoutbox mereka ke versi pro atau berbayar. Dan menurut sebuah sumber, yang tidak mengupgrade chatbox/shoutbox angkanya lebih dari 99%. Mau tidak mau ini cukup meresahkan pihak ShoutMix sendiri.

Puncaknya, pada tahun 2011/2012 mereka menghapus versi gratis dan mengharuskan blogger untuk membayar jika ingin tetap menggunakan jasa mereka. Sayangnya, entah karena mereka mau balas dendam atau apa, harganya terlampau mahal untuk orang-orang dari negeri ketiga seperti Indonesia. Paket termurah yang mereka tawarkan adalah 5$ per bulan. Wuih, kalau durasinya lifetime sih ok-ok saja harga segitu. Tetapi kalau per bulan? Pikir-pikir dulu. Mungkin jika tarifnya 1$ per bulan masih cukup terjangkau.

Masih ada alternatif sebenarnya, yaitu Cbox. Hanya saja fiturnya sangat jauh jika dibandingkan dengan ShoutMix. Karena itu sebagian besar malah memilih untuk meninggalkan chatbox/shoutbox, termasuk saya. Saya sudah mencoba menggantinya dengan Cbox tetapi responnya sangat sepi sekali, jadi lebih baik dihilangkan daripada menguras kuota pembaca.

- Menjamurnya Sosial Media Sehingga Jumlah Blogger Berkurang -
Yup yup, ini juga menjadi salah satu faktor utama. Pada tahun 2005-2008 sosial media yang paling terkenal adalah Friendster dimana kita tahu fiturnya masih kurang untuk berinteraksi. Satu hal yang positif dari Friendster adalah web designer bisa unjuk gigi di sini. Haha, nostalgia :D

Nah, mulai 2008 ke atas, Facebook dan kawan-kawan mulai bertebaran dan menggerus popularitas Friendster. Walaupun sebenarnya Facebook sudah mulai bisa diakses publik sejak 2006, tetapi baru pada kisaran 2008 mulai terkenal di Indonesia. Friendster pun akhirnya berubah menjadi situs sosial gaming pada 2011, bukan lain menjadi sosial media. Beberapa hak paten mereka juga dibeli oleh Facebook.

Hubungannya terus apaan bro dengan blogwalking? Ups, sampai kelupaan. Hubungannya adalah orang jadi lebih suka menulis pada sosial media mereka, bukan pada blog. Alhasil, jumlah blogger-blogger kreatif dan rajin posting pun berkurang.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Setidaknya itu dua alasan utama mengapa blogwalking menjadi semakin langka. Alasan lainnya mirip-mirip sih, jadi 2 alasan di atas paling tidak sudah mewakilkan itu semua.

Huhu, sayang sekali sebenarnya. Padahal dengan blogwalking kita bisa menambah jumlah pengunjung blog kita dengan cepat dan cukup drastis juga. Sebagai gambaran dulu saya hanya cukup blogwalking ke 10 blog saja, karena saya tipe orang yang suka membaca-baca juga, bukan hanya mengunjungi sebuah blog -> isi chatbox/shoutbox -> out ke blog lain. No no no. Nah dari 10 blogwalking tersebut saja, setidaknya saya bisa mendapatkan sampai dengan 50 kunjungan dari blogger lain. Mantap bukan, apalagi untuk blogger pemula yang ingin blognya segera mendapatkan pengunjung.

Bandingkan dengan mendapatkan pengunjung dari mengandalkan search engine. Untuk mencapai angka 50 pengunjung per hari saja mungkin banyak yang belum bisa melakukannya. Karena itu tidak heran mereka akhirnya menyerah menjadi seorang blogger karena tidak ada yang membaca blog mereka.

Sayangnya (lagi lagi sayang) tradisi blogwaking ini bisa dikatakan akan segera punah. Kolom komentar dalam sebuah post tidak akan bisa menggantikan efektivitas dari chatbox/shoutbox. Akankah ada sebuah inovasi baru yang bisa menggantikan blogwalking? Menarik untuk ditunggu :)

About The Author:

Ferdy Hendrawan [Administrator of this Blog]

Seorang self-employed lulusan Teknik Elektro Universitas Brawijaya yang kini mendalami dunia trading market dan juga dunia per-Blogger-an. Kunjungi juga blog saya yang baru di Fair_De's Corner


Let's Get Connected: Twitter | Facebook | Google Plus | YouTube

0 comments:

Post a Comment

Feel free to ask if you have any questions..
Don't forget to thick "Notify me" so you can know when I'm answer your question later..
Or you also can bookmarking this post..

Thank you :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More