-->

Friday, January 15, 2016

Plat Nomor Kendaraan Keluarnya Angin-Anginan

Jaman sudah semakin maju. Harusnya semuanya bisa dikerjakan dengan begitu cepat, begitu juga harusnya dalam hal pembuatan plat nomor kendaraan atau istilah kepolisiannya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Eh, ternyata tidak. Yang terjadi malah sebaliknya, semakin mundur menuju jaman kuno.

Masih fresh dalam ingatan saya entah tahun 2013 atau 2014 dimana salah satu motor yang ada di rumah harus menunggu selama satu tahun lebih untuk mendapatkan TNKB baru. Benar-benar konyol. Alasannya bahannya belum ada. Tendernya alot lah, apa lah. Kenapa tidak sekalian saja kerja sama dengan tukang bikin plat di pinggir jalan? Hitung-hitung berbagi rezeki dan produk mereka pun menjadi sah di mata hukum.

Berdasarkan pengalaman tersebut saya pun tidak mau terburu-buru dalam mengambil TNKB baru untuk Shogun yang biasa saya tunggangi. Ya maklum saja, Shogun pun kebagian plat nomor tidak secara on time, harus menunggu sekitar 3 bulan. Habis pada bulan 9 tahun 2015 dan plat nomor baru bisa diambil pada Januari 2016. Huhu, jelas saja di benak saya langsung teringat kasus yang lama tadi.

Di hari-hari awal pada bulan Januari, tidak terbersit sedikit pun di benak saya untuk pergi ke SAMSAT sebagai urusan utama. Mending sekalian di tanggal-tanggal akhir saja, biar kalaupun belum ada nantinya tidak terlalu kecewa. Toh memakai plat nomor yang lama masih bisa, walaupun konsekuensinya kemungkinan untuk diberhentikan polisi cukup besar. Tinggal tunjukin STNK beres sih. Ada cap stempelnya kan kalau sudah bayar pajak.

Nah, baru tanggal 7 Januari saya meemperhatikan plat nomor sepeda yang lalu lalang. Eh, sudah ada beberapa kendaraan yang menggunakan plat nomor baru. Walaupun bulannya tidak ada yang sama sih, tapi cuma beda 1-2 bulan. Berarti "bahan"-nya sudah ada nih. Ok, nanti Senin saya coba ke SAMSAT.

SAMSAT Kota Malang di Kecamatan Sukun

Jreng, jreng. Senin pun tiba dan saya sudah tiba di kantor SAMSAT. Berbekal STNK dan mengantri beberapa saat di loket pengambilan plat nomor, akhirnya TNKB berhasil didapatkan. Kok cepat? Ya memang jarang yang ke SAMSAT hanya untuk mengambil plat nomor pagi-pagi. Yang lainnya sekalian mengurusi STNK 5 tahunan atau sejenisnya. Jadinya pengambilan platnya pasti agak siang.

Saya lihat sejenak plat nomor baru tersebut. Seperti biasanya catnya kurang rapi, apa cuma di Kota Malang saja yang seperti ini? Entahlah. Yang pasti masih lumayan plat nomor yang saya dapat. Bapak yang sebelumnya juga mengambil plat nomor malah mendapati plat nomornya dalam keadaan semacam peok. Konyol kan? Sudah pengadaan bahannya lama, ada yang cacat lagi.

Ya sudahlah, sekarang mari menuju jasa pendobelan plat, haha apa ya namanya, semacam itulah. Jadi nantinya kita tidak perlu mengebor sendiri plat tersebut untuk memasangnya, terutama untuk motor. Sekalian memperbagus tulisannya juga bisa.

Tetapi tetap saja kesimpulannya ini semua benar-benar konyol. Bayar pajak tidak boleh telat, tetapi plat nomor boleh telat. Hahaha..

About The Author:

Ferdy Hendrawan [Administrator of this Blog]

Seorang self-employed lulusan Teknik Elektro Universitas Brawijaya yang kini mendalami dunia trading market dan juga dunia per-Blogger-an. Kunjungi juga blog saya yang baru di Fair_De's Corner


Let's Get Connected: Twitter | Facebook | Google Plus | YouTube

0 comments:

Post a Comment

Feel free to ask if you have any questions..
Don't forget to thick "Notify me" so you can know when I'm answer your question later..
Or you also can bookmarking this post..

Thank you :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More