-->

Thursday, March 5, 2009

Masalah Leaver di NusaReborn PVPGN

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa "leaver" adalah hal yang sering dijumpai di NusaReborn PVPGN. Entah siapa yang memulai semua ini, mungkin karena masalah leaver itu pula lah, ketika gw awal-awal dulu join di NusaReborn (pertengahan 2008), dari sekitar 200++ user yang online, tidak ada satupun room yang ada. Semuanya bermain scramble dengan asyik di lobby. Waktu gw tanya di lobby kenapa ngga ada yang ngecreate room, kebanyakan menjawab dengan jawaban yang mirip dengan ini "Lha kalo maen pada leaver semua." Wahaha, gw ketawain aja tuh alasan dalam hati. Ngga masalah la kalo leaver kalo sudah ada yang dominating, daripada nganggur ga jelas di lobby cuman ngehabisin billing atau bandwidth jika bermain di rumah dengan kuota yang terbatas.

Awal-awal gw maen di NusaReborn ketika room-room mulai bermunculan juga parah banget, masa setiap first blood langsung leave. Zzz dah... Mungkin karena mereka menganggap bisa membuat ID dengan mudah (bikin email baru trus daftar lagi), tetapi gw aja punya 2 ID sudah cukup puas coz males bikin banyak email tapi ngga pernah dipakai. Tetapi seiring berjalannya waktu, leaver sudah mulai cukup realistis. Mereka baru leave ketika 3 kill ke atas, ngga "First Blood" langsung cabut.

Beberapa alasan mereka leaver (no iklan) yang gw tahu (menurut pengalaman pribadi) :
1. Pressing, baik dari kawan maupun musuh. Mereka yang ATM (sebutan untuk mereka yang sering memberikan uang ke musuh alias sering mati) biasanya akan diolok-olok, entah oleh kawan maupun lawan. Sering gw liat kejadian seperti ini, misalnya abis mereka mati 5 kali tanpa kill, trus lawannya ngejek "Copo lo, mending out aja, ga level maen ama lo", eh ngga taunya yang diejek leave beneran. Ada juga kalo player pro pasti ga ingin ada beban di teamnya, dan mereka menyuruh mereka leave dengan ejekan juga maupun secara baik-baik. Justru dengan tidak adanya beban di team mereka, mereka mampu mengcounter dan menang.

2. Billing abis. Alasan yang gw rasa cukup menjengkelkan. Kenapa mereka memilih bermain DotA kalau billing mereka mau habis. Seharusnya mereka bermain game yang untuk fun-fun aja, contohnya Escape Volcano, Rumah Pondok Indah, dll.

3. Teamnya cupu. Alasan yang cukup egois sebenarnya. Walaupun team kita cupu, kita harus menghargai team musuh dengan tidak meninggalkan permainan sebelum waktunya. Tetapi apabila team musuh memang mengulur-ulur waktunya, silahkan protes. Dengan pernah beranggotakan anggota-anggota pemula, sebenarnya kita diajarkan bagaimana rasanya menjadi team yang terpojokkan, dan kita harus segera menyudahi permainan bila kita menjadi team yang dominan.

4. Mereka masih kecil. Memang sudah banyak anak SD dan SMP yang mulai menggandrungi dunia maya, tidak heran di NusaReborn pun banyak anak-anak seumuran mereka bermain. Tetapi karena mereka masih bermental tempe, jadi kebanyakan di-First Blood aja langsung leave.

5. Temen book mereka leave. Banyak kasus seperti ini. Jika mereka bermain book, misalnya 2-4 pemain, sudah pasti jika salah satu dari mereka leave, semua teman book mereka leave juga. Solidaritas yang aneh.

Dan masih banyak alasan yang lain lah. Malas menguraikan satu persatu. Tetapi yang paling-paling tidak bisa dimaafkan adalah jika server leave tanpa pemberitahuan. Memang menjadi server di Battle Net mempunyai keuntungan tersendiri, yaitu mereka tidak memiliki delay layaknya bermain di LAN, sehingga apabila mereka menjadi ATM, mereka akan stress dan leave dengan sendirinya.

Setelah menunggu lama, inovasi baru pun mulai dimunculkan NusaReborn. Mulai 28 Februari 2009, mereka menutup pendaftaran melalui web site dan jika ada yang mendaftar mereka harus menyertakan pula kartu identitas (KTP, SIM, KTM, dll.) seperti yang dilakukan oleh IDGS Junior.

Akankah cara ini berhasil ?? Kita lihat saja ke depannya. Tetapi kalau menurut gw pribadi, seharusnya semua ID yang sudah ada sekarang dihapus dulu, baru cara ini diberlakukan, karena sekarang masih banyak orang yang mempunyai simpanan banyak ID, sehingga cara ini masih kurang efektif untuk 1 bulan ke depan, apalagi kalau ngepost leaver di forum harus menyertakan save replay, di mana kadangkala kita lupa untuk mengsave maupun kendala bandwidth internet yang kuotanya terbatas (1 SR kira-kira 500 kb) jika bermain di rumah, maupun kendala tidak boleh browsing di warnet jika kita memilih paket untuk bermain game saja.

About The Author:

Ferdy Hendrawan [Administrator of this Blog]

Seorang self-employed lulusan Teknik Elektro Universitas Brawijaya yang kini mendalami dunia trading market dan juga dunia per-Blogger-an. Kunjungi juga blog saya yang baru di Fair_De's Corner


Let's Get Connected: Twitter | Facebook | Google Plus | YouTube

0 comments:

Post a Comment

Feel free to ask if you have any questions..
Don't forget to thick "Notify me" so you can know when I'm answer your question later..
Or you also can bookmarking this post..

Thank you :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More