-->

Domain Baru, Semangat Baru


Dilihat dari tanggalnya sepertinya tulisan saya kali ini termasuk dalam kategori terlambat. Haha, sudah ganti domain sejak tanggal 12 Juni yang lalu tetapi baru menulis post baru sekarang.

Berhubung blog sedang di ujung "kebangkrutan" akibat tidak pernah diurus dan semakin tidak terjamah oleh Googlebot, akhirnya saya pun merencanakan untuk merevolusi blog ini. Pergantian domain adalah salah satu cara yang saya tempuh. Dari yang semula numpang domain blogspot (http://fair-de.blogspot.com/) menjadi nama domain saya sendiri (http://www.fair-de.com).

Sekarang, untuk mengakses blog saya bisa melalui 3 alamat :
- http://fair-de.blogspot.com/
- http://fair-de.com/
- http://www.fair-de.com/ (domain utama)

Jika Anda tidak mengakses melalui domain utama, tetap bisa mengakses blog saya ini, tetapi di-redirect (dialihkan) ke domain utama. http://www.fair-de.com/ digunakan sebagai domain utama karena blogger tidak mengijinkan penggunakan naked domain (domain tanpa www).

Sebelum mengimplementasikan domain baru, dua hari sebelumnya saya sudah terlebih dahulu menulis sebuah post yang saya rasa cukup bisa bersaing di search engine (Google). Dan akhirnya berbuah manis. Alexa Rank untuk blog saya telah kembali pada 22 Juni kemarin, dan langsung berlaku di domain baru, walaupun baru berkisar di 19m (19 juta). Setidaknya dengan munculnya digit-digit rank, sudah cukup menggembirakan buat saya, dibandingkan dengan melihat tulisan No Data.

Tanpa pikir panjang saya langsung memasang kembali widget Alexa Rank di sidebar blog ini. Cukup menarik untuk dilihat, mengingat sudah beberapa bulan hanya diisi dengan tulisan "No Data." Dengan ini berarti tinggal menunggu Page Rank saja yang sepertinya tahun ini belum dilakukan update satu pun. Lumayan nantinya update ketika sudah menggunakan domain baru.

Dalam rangka pergantian domain baru ini, beberapa revolusi juga akan saya lakukan (beberapa sudah dikerjakan), di antaranya :
- Mengganti counter stats menjadi flag counter yang hanya menghitung unique visitor per hari
- Mengupdate post-post lama
- Menghapus link-link download yang sebagian besar juga sudah expired
- Dan hal-hal lainnya yang belum direncanakan (bisa dicek di Changelogs)

Ya semoga saja walaupun dalam momen Ramadhan saya masih bisa menyempatkan diri untuk mengurus blog ini.
Aamiin...

Sulitkah untuk Mendapatkan Sertifikat TOEIC dan IC3 UB ?

Sudah hampir satu bulan berlalu semenjak tulisan saya sebelumnya, tetapi Alexa Rank ternyata belum bertambah. Haha, usut punya usut ternyata blog saya belum juga ada di index google. Mungkin ya karena vakum cukup lama dan "baru" menambahkan 1 post baru.


Ok, kali ini saya tergelitik untuk membuat sebuah post tentang tes TOEIC dan IC3 yang mulai semester kemarin (semester ganjil 2013) diterapkan di kampus saya (Universitas Brawijaya Malang). Kepanjangan TOEIC sendiri adalah "Test of English for International Communication", sedangkan kepanjangan IC3 adalah "Internet and Computing Core Certification." Saya tertarik untuk membahas permasalahan ini karena sampai masuk "Radar Malang" (Jawa Pos Group) beberapa hari yang lalu. Di sana disebutkan bahwa ribuan ijazah mahasiswa UB tersandera karena belum lulus tes TOEIC dan IC3, di mana sertifikat kelulusan TOEIC dan IC3 menjadi salah satu syarat agar bisa mengikuti wisuda.

Nah, pertanyaannya sekarang adalah apakah memang begitu sulitkah tes TOEIC dan IC3 ? Mari kita lihat dulu syarat kelulusan untuk keduanya terlebih dahulu. Untuk TOEIC, dulu syarat kelulusannya adalah 500 (sekitar 50%) namun belakangan dikurangi menjadi 400, dan untuk IC3 dari yang dulunya harus lulus 2 dari 3 modul, belakangan diturunkan standarnya menjadi hanya 1 dari 3 modul. Setidaknya itu yang berlaku di jurusan Teknik Elektro, tetapi seharusnya bersifat global. Karena saya lihat di koran ada kesimpang-siuran berita di mana IC3 sebelumnya harus lolos semua, padahal saya pernah bertanya kepada beberapa teman di jurusan lain bahwa lolos 1-2 modul saja sudah cukup, tergantung kebijakan jurusan mereka masing-masing. Tidak ada yang mengatakan harus lolos semua, karena itu jelas memberatkan di mana ada 1 modul yang tingkatnya sedikit di atas dasar.

Di Teknik Elektro sendiri salah satu syarat wisuda awalnya bukanlah tes IC3, melainkan 2 buah sertifikat training yang berhubungan dengan komputer. Tetapi berhubung mulai semester kemarin diterapkan tes IC3, sehingga 2 buah sertifikat training tersebut digantikan dengan sertifikat kelulusan IC3 untuk 2 buah modul. Untuk saya pribadi, ini malah (mungkin) satu-satunya kebijakan Bung Kumis (baca : Prof. Yogi) yang saya sukai. Karena dengan begitu, saya tidak perlu mengeluarkan uang untuk training, walaupun mungkin jika gagal saya pun akhirnya harus mengeluarkan uang untuk mengulang, tapi itu pun mungkin hanya mengulang 1 modul, dan biayanya hanya setara dengan 1 training komputer. Yang paling penting kedua sertifikat ini cukup membantu lulusannya, karena bertingkat internasional.

Hal yang juga perlu diluruskan adalah kedua tes ini bersifat "gratis", di mana TOEIC gratis selama 3x percobaan dan IC3 selama 1x percobaan. Jadi cukup lucu juga ketika saya membaca di Radar Malang, karena mereka mengatakan bahwa tes IC3 harus membayar, berarti mereka kurang mendapatkan informasi. Yang lebih lucu lagi adalah presiden BEM tidak tahu-menahu tentang kedua tes ini, dan memberikan pernyataan bahwa seharusnya tidak ada tes yang menyulitkan setelah lulus (kurang lebih seperti itu), padahal yang benar kita harusnya sudah melaksanakan tes itu setidaknya 1 semester sebelum lulus sidang (kompre).

Kembali ke permasalahan utama, seberapa sulit kedua tes ini. Sebenarnya sudah sejak 2 bulan lalu saya ingin membuat post khusus untuk TOEIC dan IC3, karena itu di post ini saya bahas kesulitannya secara global saja.

Untuk TOEIC, syarat kelulusannya adalah 400 poin (sekitar 40% benar dari keseluruhan soal). Nah, kita pakai logika saja, untuk tingkatan mahasiswa, seharusnya ini sudah poin minimal karena seharusnya mereka sudah menguasai setidaknya dasar-dasar bahasa Inggris. TOEIC ini isinya sebagian besar hanya berisi tentang apakah kita bisa menerima informasi dengan benar, jadi jawaban satu dan lainnya hampir tidak berkaitan, berbeda dengan TOEFL yang erat berhubungan dengan grammar sehingga jawaban satu dan lainnya sulit dibedakan mana yang benar jika tidak jeli dalam membaca atau mendengarkan soal. Karena terdiri dari 100 soal listening dan 100 soal reading, maka minimal kita harus menjawab benar 40 soal untuk masing-masing sesi. Seharusnya kita malah tidak harus mencari nilai minimal lagi, tetapi nilai maksimal.

Sedangkan untuk IC3 ada 3 modul, yaitu computing fundamentals, key applications, dan living online.
Isi tesnya kurang lebih :
- Untuk computing fundamentals berisi tentang hardware, software, dan dasar-dasar pengoperasian Windows
- Untuk key applications berisi tentang pengoperasian Microsoft Office 2007/2010
- Untuk living online berisi tentang seputar dunia maya (email, sosial media, dll.)

Dengan syarat terkini (atau mungkin masih berdasarkan kebijakan jurusan masing-masing) yang hanya 1 modul, sangat tidak wajar jika tidak lulus sama sekali, karena untuk jaman sekarang hampir setiap hari kita tidak bisa terpisah dari yang namanya komputer.

Jika memang targetnya hanya lolos 1 modul, maka modul living online adalah yang paling besar chancenya. Mengapa ? Karena online sudah menjadi life style. Untuk lulus dalam 1 modul kita harus mendapatkan score 70% dari nilai total (berbeda untuk tiap modul dan soal). Tetapi bukan berarti dengan fokus di 1 modul kita harus mengabaikan modul lainnya, karena menurut saya sangat mubazir. Setidaknya Anda harus lulus 2 modul, di mana modul satunya adalah computing fundamentals, yang menurut saya adalah modul termudah jika Anda memang menyukai hal-hal yang berhubungan dengan komputer. Modul key applications sendiri merupakan bonus jika kita bisa mengerjakannya. Pertanyaan di tiap-tiap modul sendiri hampir pertanyaan dasar semua (kecuali key applications) yang harusnya tanpa persiapan khusus pun kita sudah bisa mengerjakannya.

Nah, apakah Anda masih menganggap bahwa kedua tes ini harus dihapus ? Kalau saya lebih setuju SPP Progresif yang dihapus, karena jelas-jelas memberatkan terutama untuk mahasiswa fakultas kedokteran dan teknik.

Alexa Rank : No Data

Rank Alexa Anda tiba-tiba menjadi No Data ? Well, kalau untuk kasus blog saya ini memang harus dimaklumi. Walaupun dulu di awal-awal jaman kuliah sempat mendekati angka 6 digit, tetapi seiring berjalannya waktu, kesempatan untuk blogging dan blogwalking semakin menipis. Akhirnya, Alexa rank pun stabil di kisaran 5 juta - 20 juta dan kini menjadi "No Data".


Sekarang pertanyaannya, kenapa bisa menjadi "No Data" ? Simpel saja penyebabnya, karena jarang post (hipotesis saya sendiri sih :p). Ya, memang jika Anda ingin blog Anda sering dikunjungi orang, terutama melalui search engine, maka kita setidaknya harus membuat post baru setidaknya 1x setiap 3-4 bulan. Mungkin bisa sedikit lama hingga 1x setiap 6 bulan, tetapi lebih dari itu banyak masalah yang akan timbul. Salah satunya yaitu rank Alexa Anda akan menjadi "No Data" seperti punya saya ini.

Selain ingin menyebarkan informasi, post singkat saya kali ini juga untuk men-"trigger" (memicu) robot-robot dari search engine ataupun robot-robot yang berhubungan dengan rank (Page Rank, Alexa Rank, dan lain-lain) supaya kembali mengunjungi blog saya ini. Hehe, siapa tahu saya tidak sempat membuat post lainnya, lumayan post singkat tapi multi-fungsi :).

[Lyrics] Young Gun - I Have to Let You Go

Song Lyrics | Lirik Lagu

Artist : Young Gun / 영건
Song Title : I Have to Let You Go / 를 보내줘야 한다



눈물이 날 막아세운다
nunmuri nal magaseunda
I can't help but crying
바보라고 널 붙잡으라고
baborago neol butjabeurago
As an idiot, I couldn't hold onto you
헤어지자 그 말 내겐 안들려
heeojija geu mal naegen andeullyeo
You told me we should break up
한 걸음도 못뗀 채
han georeumdo motthten chae
I can't even make one step
그렇게 눈물만
geureoke nunmulman
I only cry

가지마 또 소리쳐본다
gajima tto sorichyeobonda
I screamed on you to not to leave
내 가슴에 울려퍼진다
nae gaseume ullyeopeojinda
My heart is whispering
목이 메고 심장멎을듯이 아파와도
mogi mego simjangmeojeuldeusi apawado
I realised my throat hurts, My heart almost stopped and it hurts
그저 웃는다 그저 한번 웃는다
geujeo utneunda geujeo hanbeon utneunda
I smile to you, I smile to you once again

너를 보내줘야 한다 너를 잊어줘야 한다
neoreul bonaejwoya handa neoreul ijeojwoya handa
I have to let you go, I have to forget you
고쳐내도 내 가슴 고장나
gochyeonaedo nae gaseum gojangna
So that I can fix my broken heart

널 사랑하는 일 그 하나로 살아왔는데
neol saranghaneun il geu hanaro sarawanneunde
But with all the love we shared together
내가 어떻게 널 보낼 수 있니
naega eotteoke neol bonael su inni
How can I let you go

너의 손을 꼭 잡아 본다
neoui soneul kkok jaba bonda
I want to hold your hands
한번만 더 널 안아 본다
hanbeonman deo neol ana bonda
Just once again, I want to hold you

니 눈물에 내 어깨가 점점 젖어와도
ni nunmure nae eokkaega jeomjeom jeojeowado
And I even want you to cry on my shoulder
우리 이별은 막을수가 없더라
uri ibyeoreun mageulsuga eopdeora
Our break up, it can't stop this way

너를 보내줘야 한다 너를 잊어줘야 한다
neoreul bonaejwoya handa neoreul ijeojwoya handa
I have to let you go, I have to forget you
고쳐내도 내 가슴 고장나
gochyeonaedo nae gaseum gojangna
So that I can fix my broken heart

널 사랑하는 일 그 하나로 살아왔는데
neol saranghaneun il geu hanaro sarawanneunde
But with all the love we shared together
내가 어떻게 널 보낼 수있니
naega eotteoke neol bonael suinni
How can I let you go

잘 지내란 그런 말은 말아줘
jal jinaeran geureon mareun marajwo
You told me to be fine

니가없이 어떻게 행복하란 말야
nigaeobsi eotteoke haengbokharan mallya
But how can I be happy without you

한 걸음씩 멀어진다 점점 니가 작아진다
han georeumssik meoreojinda jeomjeom niga jagajinda
You're getting further away step by step, And you're becoming disappear
내 심장이 조금씩 멎어가
nae simjangi jogeumssik meojeoga
My heart panics a little bit

사랑해 사랑해 제발 나를 떠나가지마
saranghae saranghae jebal nareul tteonagajima
I love you, I love you, Please don't leave me

내가 어떻게 널 보낼 수있니
naega eotteoke neol bonael suinni
How can I let you go?

@@@@@ = Hangul
@@@@@ = Romanization
@@@@@ = English



Download Young Gun - I Have to Let You Go.mp3



Credits to :
http://loidich.com/ld19293-를보내줘야한다IHaveToLetYouGo(ft.JiYeon-T-Ara)-YoungGun영건.html
htttp://translate.google.com

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More